Segenggam Kisah Hidup

Blog EntryNailah 18 Bulan!Nov 15, '09 6:25 AM
for everyone
Dear All,

Diprotes fifin nih, salah satu penggemar Nai hihi..kok dakuw sekarang jualan melulu en jarang posting cerita Nai?

Ehem, maklum bisnis dakuw lagi menjanjikan nih prospeknya huehehe..gayanyaa sok bisnis women kikikk..

Nggak ding, karena baru ngumpulin stok di bukfer *baca:kalap, jadi jualannya mulai lagi, cek notesku yaa untuk daftar bukunya, *lohh promo lagii..

Nai, Alhamdulillah, 03 Nov lalu tepat 18 bulan. Perjalanan ber-ASI Nai tinggal 6 bulan lagi, Insya Allah..hehe,siapa tahu dia pengen 3 tahun susu biar jadi juara Olimpiade Matematika? Hoho..

Di usia 18 bulan, Nai ketahuan terkena silent ISK, makanya BB susah naik. Kenapa silent, karena dia nggak sakit kalau pipis, rewel, atau demam..ceria saja seperti biasa.

Tapi, ternyata pas cek urine di laboratorium, ada bakteri en kudu diobati. Mulai sekarang udu lebih bersih nih kalau mencebok Nai, hiks.

Terus, hobinya apa saja di 18 bulan ini? Check this out..

1.Mandi!
Dia sukaa banget mandi *beda sama emaknya. Padahal waktu bayi, baru liat aer nangis, hihi.

Mandinya dah nggak pake bak, tapi berdiri di keran, bawa gayung mini en maen air sampai lamaa! Bisa ditinggal fesbukan!

Kalau cuaca dingin saja, baru aku pakai air hangat. Diangkat, nangis dehh..Nai suka berenang di kolam *renang,bukan empang :p. Sayang, belum tahu kolam renang bayi yang asyik disini jadi belum dibawa ke kolam.

2.Nunjuk Ini Itu
Iyaa..sekarang lagi hobi narik tangan kita, nunjukin sesuatu atau nyuruh sesuatu. Apa saja. Balon, kupu-kupu, main ayunan, minta susu. Kalau nggak dituruti, nangis atau cemberut. Air mata berlinang. Duh, kek tuan putri saja. Baiklah, ndoro hihi..

3.Berani naik kereta-keretaan
Sebelumnya, takut diajak naik mainan koin semacam robot-robotan atau mobil-mobilan. pAsti langsung panik en teriak, nggak..nggak mau. Eh, Alhamdulillah, sekarang udah bisa nunjuk, pengen naik ini itu..hehe..asal pas Bunda bawa duit ya, dek..

4.Makan sendiri
Sekarang, maunya makan sendiri, jadi dikasih piring dengan sendoknya. Dia menyuap walau berantakan. Bunda pegang sendok sendiri. untuk menyuapi dia. Minum juga langsung glek dari gelas minum tupperware-nya. Basah deh baju..

5. Hobi corat-coret
Hmm..tadinya di tembok pakai pensil. Dibelikan oma,papan tulis kecil. Sekarang nulisnya suka mpe kaki dan tangan bunda, hehe. Penuh prakarya Nai, tato abstrak.

6.Mengobrol
Kami makin suka mengobrol. Apalagi,Nai sudah mengerti maksud kita. Kosakata juga lumayan nambah. Sekarang bisa bilang susu, Nai, makan, cuci tangan, habis, nggak ada, nggak mau.
Paling kaget pas nyusu. Dia lepas nenen en bilang, susu habis..gyaaa..

7.Nonton film
Makin suka nonton dvd brainy baby en lagu-lagu. Bunda makin gencar deh ngumpulin dvd di obralan,hehe. Suka joget-joget kalau dengar lagu. Sekarang lagi suka teletubbies, terutama lala eh yaya, bilangnya..hihi.

8.Makan kue
Huaa..suka banget, jadi dikasih kue balita, kadang kue kering ala lebaran yang tokonya terjamin, belum bisa buat sendiri sih, paling puding..

9. Menikmati perjalanan
Asiknya, Nai nggak rewel. Jadi mudah diajak jalan walaupun ke Semarang cuma berdua. Minggu lalu, kami bertiga ke Djokdja naik bis. Dia seneng banget, seakan mengerti kalau kita itu lagi liburan, hehe..pulangnya Nai kudu spa karena kecapean..mak pijiitt..

10. Sudah punya kemauan sendiri.
Kalau nggak suka ya menggeleng. Nggak bisa dipaksa. Kayak waktu beli topi. Aku suka yang topi girly eh dia geleng-geleng en melepas topinya. Berulangkali. Eh, Dia malah suka topi pet. Gubrak, makin kayak cowok dong. Rambutnya kan masih..gitu deh hihihi. Ayah yang melerai perdebatan topi ini.

Hmm..apalagi ya?
Coba ya, saya tanya ayah Nai dulu yak, hehe..
Daag..


Blog EntryLagi, Jual Buku Hasil Kalap di BukferNov 12, '09 5:47 AM
for everyone
Dear All,

Ini ada lagi obral buku-buku keren kondisi segel..

1.Molly Moon-Georgia Byng 1 en 2 (1 paket)Hanya Rp.55.000,-

2. The Sisterhood of Traveling Pants-Ann Brashares 1 dan 2 (1 paket)
Hanya Rp.60.000,-
(booked by Mareta)

3. All American Girl-Meg Cabot
Rp.28.000,-

4.Mad House-Patrick Mc Grath, Dastan
Rp.26.000,-

5.Killer Blonde-Laura Levine
Hanya Rp.24.000,-

6.Tabula Rasa-Ratih Kumala
Rp.25.000,-(booked)

7.Laki-Laki Yang Salah-Lan Fang, kumcer
Hanya Rp.26.000,-

8.Ciklit Come Together-Josie Llyod
Rp.25.000,-

9.My Gal Sunday-Mary Higgins
Rp.23.000,- (booked)

10.Suami Sempurna-Nick Hornby
Rp.30.000,-

11.The Highest Tide-Jim Lynch
Rp.34.000,-

12.To Kill a Mockingbird-Harper Lee (english) Rp.25.000,-

13.The Body Farm-Patricia Cornwell (english)
Rp.35.000,-

14.Istanbul-Orhan Pamuk
Rp.40.000,-

15.Void Moon, Bulan Hampa-Michael Connely
Rp.40.000,-

16. Misteri Kematian Poe-Matthew Pearl
Rp.45.000,-

17.Mangsa Pilihan-John Sandford
Rp.45.000,-

18. Cinta Brontosaurus Rp 20.000,-

19. Dial a ghost dan Platform 13-Eva Ibbotson (1 paket)
Rp.45.000,-

20. The Sister's Keeper-Kim Edward
Rp.42.000,-

Buruan booking dulu ya,
Stok hanya satu
Thanks!

Blog EntryJual Novel Murah Meriah..Nov 11, '09 3:03 AM
for everyone
Dear All,
Jual novel murmer nih, masih segel lhoo..stok masing2 satu jadi booking dulu ya!

Terjemahan:

1.Sybil, Kisah Nyata Gadis 16 Kepribadian
Rp.35.000,-

2.Dinasti Thurston-Danielle Steele
Rp.30.000,-

3.Putri Kesayangan Ayah (cover baru)-Marry Higgins
Rp.35.000,-
Harga asli Rp. 45.000,- lho

4.Masih Ada Kesempatan-Marry Higgins (cover baru)
Rp.38.000,-
Harga asli Rp. 58.000,- lho

5.Buku anak hardcover Yakov dan Tujuh Pencuri-Madonna

Harga asli Rp.50.000,-
Dijual Rp. 34.000,- saja


6.Lotsa De Casa-Madonna

Harga asli Rp.50.000,-
Dijual Rp. 34.000,- saja

Buku brkas Impor, Bahasa Inggris
Kondisi lumayan

1.Rapture in Death-Nora Robert as JD.Robb
Rp.30.000,-

2.Grand Avenue-Joy Fielding
Rp.30.000,-

3.Intensity-Dean Koontz, hardcover
Rp.50.000,-

4.Sekuel Forrest Gump, Gump and Co-Winston Groom, hardcover
Rp.50.000,-

5. Lola Rose-Jacqueline Wilson, hardcover
Rp.50.000,-

Buruan booking dulu ya..
Stok hanya satu.
Thanks!

Blog EntryJual Buku-Buku Bestseller Terjemahan..Nov 4, '09 4:32 AM
for everyone
Dear All,

Mau jual buku2 hasil berburu di bukfer nihh..semuanya buku terjemahan en segelan lho, borong yaa..

1.The Memory Keeper's Daughter-Kim Edwards (baru)

Harga asli Rp. 80.000,-
Jadi Rp.42.000,-

2.Void Moon-Michael Connelly, Serambi (baru)

Harga asli Rp. 59.900,-
Jadi Rp.30.000,-

3.Chicken Soup For The Bride's Soul, GPU

Harga asli Rp. 68.000,-
Jadi Rp.45.000,-

4.Killer Blonde-Laura Levine (baru)

Harga asli Rp. 45.000,-
Jadi Rp.25.000,-

5.The Rule Of Four-Ian Caldwell en Dustin Thomason, Serambi (baru)

Harga asli Rp. 79.900,-
Jadi Rp.45.000,-

6.Sybil, Kisah Nyata Gadis 16 Kepribadian (baru)

Harga asli Rp. 45.000,-
Jadi Rp.30.000,-

7.My Gal Sunday-Mary Higgins, GPU

Harga Rp.20.000,-

8. Ciklit Come Together-Josie Llyod, GPU

Harga obral Rp. 24.000,-

9.For Better or Worse-Carole Matthews, GPU

Harga obral Rp.24.000,-

10.For Matrimonial Purposes-Kavita Deswani, GPU

Harga obral Rp.21.000,-

11.Diary of a Mad Bride-Laura Wolf, GPU (baru)

Harga obral Rp.24.000,-

12.Does My Bum Look Big?-Arabella Weir, GPU

Harga obral Rp.20.000,-

Yuuk..

Blog EntryBacaanku Oktober 09Nov 2, '09 9:20 PM
for everyone
Dear All,

Tumben-tumbenan ya mosting gini..abisnya bulan lalu memang cuti nulis en mudik ke Bogor, banyak waktu leyeh2 en baca, hehe..kan ada oma Nai..;p

Bukunya kebanyakan hasil berburu di inet en sale juga bukfer. Biasaa, mantan anak kosan, irit mania hihi.

1.All Those Things We Never Said-Marc Levy(Bentang, 09) ****

Baru kelarin baca buku ini kemarin, pesan dari Mba Titin Warung Bunda.Kisah seorang gadis yang membenci ayah yang mengabaikannya karena sibuk menjadi pengusaha sukses.

Kebencian menumpuk hingga memuncak krn di hari pernikahan Julia, ayahnya meninggal. Pernikahan ditunda. Mendadak ayah datang dalam bentuk android. novel drama yang segar, dengan bahasa ala ciklit. Tidak membosankan, dengan ending tidak terduga.

2. Bleachers-John Grisham ***
Nemu buku ini di sale buku impor bekas Gramed. Salah satu karya John yang tidak berlatar hukum. Cerita tentang bekas pahlawan baseball sebuah kota kecil, superstar yang melupakan impiannya karena cedera. Ia membenci kota kecilnya tapi harus kembali karena pelatih kejam yang dikaguminya meninggal.

3.The Secret Garden-FH.Burrnet ****
Pesan dari Mba Titin. Tentang seorang gadis yang ditinggal mati orangtuanya mendadak karena wabah di India. Ia lalu diasuh pamannya yang pemurung. Gadis yang berkelakuan dan berwajah buruk menemukan petualangan di padang rumput. Juga bertemu sahabat2 dan kebahagiaan.

4.Confession of Shophaholic-Sophie K ****
Pesan dari MP Santob versi Inggrisnya. Baru tertarik koleksi setelah nonton pelem yang ternyata beda banget dari novelnya. Sudah baca yang lain, baru kesampean baca ini, hehe.

5. Fried Green Tomatoes-Fanny Flagg ***
Nemu di sale buku impor juga. Cerita tentang orang2 di sebuah kota kecil dan kafe yang dikelola dua sahabat.Isinya kayak kumpulan cerita per bab bercerita tentang masing2 tokohnya. Keren. Sudah difilmkan tapi kata adek, filmnya membosankan karena alurnya lambat.

6.Mabok Facebook-Jessica Ali en Tria Ayu ***
Duet penulis JA yang misterius en Mba Ayu bikin cerita ini kocak abis. Pilihan katanya mengocok perut. Asyik deh membacanya. Apalagi sekarang aku lagi mabook FB, hehe.

7.Two Little Girls In Blue-Mary Higgins ****
Buku berbahasa Inggris ini termasuk buku cetakan baru MhG, tahun 2000an. Seperti biasa, kisah penculikan anak yang mencekam. Bikin enggan berhenti.

8.Paris Lumiere-Ita Sikrit ***
Tertarik banget dengan pengalaman Mba Ita di Paris, kota impian. Ternyata tak melulu indah, ya namanya hidup, apalagi di negeri serba mahal. Terutama mahalnya ongkos tukang servis. Fiuh..Papa mertua bisa eksis ni disana secara ahli servis, walau kliennya cuma kami, hehe.

9. Diary Seorang Calon Putri Raja-Jessica Green **
Dapat dari library en book expo kemaren. Kisah remaja banget untuk menemukan jati dirinya. Kocak deh baca diarinya.

10. Buku anak Madonna: Lotsa De Casa, Mr.Peabody Apples,The English Roses dan The adventure of Abdi ***
Suka banget sama ilustrasinya, kereen.

11.Hewan dan Peternakan-Lihat Sekelilingmu ****
Harganya lumayan mahal jadi nunggu sale. Gambarnya pop up dengan note kecil di dalamnya. Nai suka banget apalagi yang peternakan. Ada gambar kucing!

12.Small Things, Kecil Tapi Penting-Agus Willy en Dedew, hehe..***
Dapat surprais kiriman buku dari Mba Windu Dar. Ternyata dah terbit. Belom nongol nih di tobuk. Komiknya baguus en kocak.

Isinya tentang cerita penemuan benda kecil tapi penting dlm kehidupan sehari2 macam cd,peniti,stapler, post it. Asyik lhoo hihi promoo.

13. Muhasabah Cinta-Asma Nadia dkk ***
Kisah-kisah manis suami istri juga tausiyah en tips dari Mba Asma. Buku yang lengkap. Bagus buat kado. Hehe promo lagii..

14.Emak Ingin Naik Haji-Asma Nadia ***
Bentar lagi pelemnya tayang lhoo. Jadi, beli buku kerennya, sekalian nyumbang biar emak bisa segera berhaji, amin.

15. Buku-buku anak punya Nai

Fiuh..buatku, ini termasuk rekor lho. Biasanya baca satu buku berminggu-minggu. Biasa sibuk jadi mbok emban, hehe.

Sekarang lagi baca Negeri Van Oranje en The Class-nya Eric Segal..

Teman-temin, lagi baca apa?
Sharing dung..

Blog EntryJual Buku-Buku Tulisanku, Harga Spesial!Oct 27, '09 4:22 AM
for everyone
Dear All,

Mau jual buku-bukuku dengan harga diskon nihh..

1. Kenapa Harus Melajang? (DAR!Mizan, 2007) harga 25 ribu jadi 12 ribu

2. Anak Kos Dodol harga 27 ribu diskon 15 %

3. Anak Kos Dodol Lagi harga 29 ribu diskon 15 %

4.Anak Kos Dodol Dikomikin harga 18 ribu diskon 15 %

5. Melacak Penulis Misterius (DAR!Mizan, 2009) harga 24.500 diskon 15 persen

6. Kisah Satwa & Puspa dalam Al Quran (DAR!Mizan, 2009) harga 32 ribu diskon 15 %

7.Bocah-Bocah Galaksi (DAR!Mizan,2009) harga 22 ribu diskon 15 persen

8.Anak Kos Dodol Kumat Lagi harga 32 ribu diskon 15 %

9. Ketika Bunga Bicara (Elex Media, 09) harga 38 ribu diskon 15 juga

10. Muhasabah Cinta Seorang Istri-Asma Nadia dkk harga 44 ribu diskon 10%

Tersedia juga buku-buku terbitan baru penulis lain dari penerbit lainnya *sebut judulnya, saya cek stoknya kayak novel baru Nuril Basri yang unik Halo, Aku Dalam Novel dari Gagas Media, semua diskon 12 %

Yang minat, PM me or tulis pesananmu di komen yaa..makasiih..

Have a great day!
Mmuah..


Blog EntryAda Apa di Majalah Story Terbaru?Oct 26, '09 11:15 PM
for everyone
Dear All,

Baru dapat sms dari Princess Ryu, ngabarin kalau profil dakuw mejeng di Majalah Story terbaru, hihi penasaran ey soalnya belum nongol di Ungaran kayaknya tuh majalah.

Lebih seru lagi, di nomer ini ada cerpen Achi TM, ada cerpen Mas Kef pentolannya ANITA alias Asosiasi Penulis Cerita, pasti keren ceritanya. And last but not least tentu saja ada novelet Mba Tria Ayu yang baru nerbitin novel Mereka Bilang Saya Monyong, yang aslinya sumpah ngga monyong! Hihi.

Seru kaan, yang penasaran, gebet aja ya Story terbaru yaa! Terus scan in profil na buatku hihihi...ngareep..

Telah terbit on Sept-Okt 2009:

Anak Kos Dodol Kumat Lagi (Gradien, 2009)
Melacak Penulis Misterius (DAR!Mizan)
Bocah-Bocah Galaksi (DAR!Mizan)
Ketika Bunga Bicara (Elex Media)
Muhasabah Cinta Seorang Istri (LPPH)
Sst..Ada Apa di Atas Bukit? (Sinergi)

Blog EntryTelah Terbit: Bocah-Bocah GalaksiOct 17, '09 2:55 AM
for everyone



















Penulis : Dewi Rieka
Jumlah Halaman : 124
Penerbit : DAR Mizan
Harga : Rp 22000.00
ISBN : 978-979-752-081-6



Sinopsis :


Julian Nugraha si anak baru dimusuhi oleh Bumi dan teman-teman sekelasnya tanpa alasan jelas. Julian jadi kesepian tak punya teman. Julian jadi kesepian karena tidak punya teman. Suatu hari, ia punya ide menulis surat mencari teman yang jago sepakbola dan mengirimkannya lewat balon udara.

Seorang anak menemukan balon Julian dan menyambut perkenalannya. Sayangnya, dia anak perempuan dan sama sekali tak suka bola. Namanya Juni, gadis kecil yang sangat suka astronomi. Julian menolak uluran persahabatan Juni karena malas berteman dengan anak perempuan.

Juni tak menyerah, dia berusaha membujuk Julian ikut lomba astronomi dengan berbagai cara. Sayangnya, saat mendekati hari lomba, Juni sait dan tidak bisa ikut lomba. Juni menangis menyuruh Julian tetap ikut lomba. Julian bingung karena tim lomba harus terdiri atas dua orang.

Juni mengusulkan Buli, si Bandel, menjadi anggota tim pengganti. Hah, enak saja Juni nyuruh-nyuruh! Bumi, kan, musuh besarnya! Apa yang dilakukan Julian agar Bumi ikut lomba? Apakah Bumi bersedia jadi pengganti Juni? Dan ... mengapa lomba ini penting bagi Juni?


”Perbedaan bukanlah untuk disesali karena kesempurnaan bisa terbentuk dari perbedaan. Supermegaextraordinary! I freakingly love this novel!” – Sri Izzati, peraih Islamic Book Fair Award 2009, untuk Ibuku Chayangk, Muach!


Sumber: Mizan.com


Dear All,

Waktunya mudik ke Bogor, benar-benar dimanfaatkan buat promo buku-bukuku, jalan-jalan dan bertemu teman-teman. Tentu saja, juga bersantai ria soalnya kalau di Ungaran kan dakuw jadi pekerja serabutan, jadi asisten rumah tangga dan bebi sitter nanay sekaligus, hehe. Di Bogor, merdekaa! Haha.

Dua minggu lalu, mumpung masih disini, aku diajakin wawancara oleh Bayu, anak muda kreatif yang kegiatannya seabrek. Asik ya, masih kuliah, kerja jadi reporeter Majalah Story sekaligus main band. Bayu menghubungiku lewat Fesbuk. Katanya, Majalah Story, sbuah majalah baru yang berisi kumpulan cerita tinlit yang seru, pengen ngobrol denganku lewat rubrik Ketemu Langsung. Rubrik yang memuat profil para penulis.


Dia datang sore-sore ke kota hujan yang lagi menderas. Basah-Basahlah dia. Kita mengobrol seputar Anak Kos Dodol dan dunia tulis-menulis sambil ngemil dan ditingkahi Nanay yang dapat kesempatan emas untuk rusuh. Bayangkan, dia asyik mengosongkan toples keripik, dia tuang seluruh isinya ke lantai, saudara-saudara!


Aih, agak grogi diriku jadi jawabannya terkadang ngaco, hehe. Maafkanlah diriku yang norak ini, Bayu. Jadi, kalau ada salah-salah kata harap maklum, pemula hihi.

Apalagi, waktu sesi pemotretan, gyahaha. Mati kutu!  Dakuw kudu berpose berkali-kali dengan memamerkan buku-buku Anak Kos Dodol dengan gaya berdiri, duduk, ala model jilbab hihi, berpose di rak buku punya abah, sambil tersenyum miring, numpang bergaya mengetik dengan sok manis di kompi adek di kamarnya yang unik. Ceritanya, itu ruang kerjaku. Aih, keren amat. Aslinya sih, aku mengetik di ruang tamu mungilku yang berantakan dengan mainan balita, sambil berdaster, sambil mengasuh Nai. Nggak ada bagus-bagusnya, deh.

Hehe...saking mati gaya, aku sampe lupa pose bareng si Bayu buat narsis dan dokumentasi di Fesbuk, haha.

Teteupp...

Blog EntryLENGAHOct 15, '09 6:26 AM
for everyone
Dear All,

Bulan ini, Nai berusia 17 bulan. Makin hobi lari-lari dan manjat. Kadang sambil melompat-lompat kalau berjalan, jadi ingat tokoh kartun, siapa tuh *lupa.

Jadi, Pengawasannya kian harus diperketat lagi. Kayak Paspampres mengawal Pak SBY. Tadi pagi, aku lagi mencoba bikin foto Nai berbingkai bergaya scrapbook di kamar , hehe ribet karena aku paling ngga kreatif soal kerajinan tangan begini.

Oma Nai lagi di lantai atas dengan pengasuh Nai, beberes. Si Mbak lagi masak di dapur. Nai baru saja abis makan dan sedang main sendirian di ruang tengah.

Dia masuk kamar bawa boneka, dan menemukanku bersimbah potongan kertas, hehe. Dia mulai rusuh dan mengacak-acak prakarya.

Naii..jangan dong, Nai main yaa..

Eh, dia kabur sambil nyengir. Aku panggil-panggil. Biasanya, dia datang sambil lari-lari. Eh, ini tidak. Kupikir, dia asyik main boneka lagi.

Tahu-tahu,
Pengasuh Nai di lantai dua teriak histeris.
Aku lari sekencangnya.
Yanti menggendong Nai yang nyengir kuda.
Masya Allah, Nai sudah sampai di lantai atas.
Dia memanjat tangga, sendirian!
Semua orang pucat-pasi.
Nai terkekeh senang.

Ya Allah, Tangga di rumah Abahku tuh tinggi dan curam. Bahkan, ponakan yang tiga tahun umurnya pernah menggelundung disana.

Kalau di Bogor, Nai hobi naik turun tapi selalu didampingi. Apalagi, tangga bawah belum berpagar pengaman.

Baru tangga atas saja yang pakai pagar. Karena dibuat saat Nai masih bayi sekali. Untung, pagar pengaman atas terbuka jadi ia bisa sampai. Nggak kebayang, kalau pagar itu tertutup. Hiks..

Aku lari memeluk Nai, menciuminya.
Maafkan Bunda, Naai..
Bunda lengah, hiks.

Nai, jangan naik tangga sendirian yaa..ajak Bunda!bisikku.

Iyaa..jawab Nai monyong.
Hiks. Hiks.
Terima kasih ya Allah, telah melindungi putri kecilku...

*ayah Nai belum tahu nih kejadiannya, takuut..


Blog EntryNanay dan Oma Yang Pecandu Sinetron :POct 1, '09 10:40 PM
for everyone
Dear All,

Semalam, Nai mati gaya. Setelah nyaris seminggu di Bogor, dan adik-adikku masih cuti, rumah ramai. Nai jadi punya banyak teman main, bebas minta gendong en jalan-jalan keliling kompleks.

Tapi, libur telah usai. Papa Cipa balik ke kosannya di Jakarta. Papa Nunu, adekku nomer dua masuk kantor. Nai merana sendirian, nunjuk-nunjuk kamar mereka.

Biasanya, kalau aku masak, beberes, atau mengetik, Nai anteng main sendirian. Masak-masakan, main Barbie yang abahku kasih nama Mar'ie hihi, main bola, atau baca buku bergambar hewannya. Sesekali saja kuajak mengobrol dan bercanda.

Kemarin, Nai bosan. Bunda makan. Oma khusyuk nonton sinetron. Dia mulai caper, narik-narik tangan Oma buat manjat-manjatan tangga. Oma tak tergoyahkan sampe kutegur, Ma..diajak main tuh!

Mama menurut setengah hati ketika diajak duduk di kasur di lantai sambil main boneka. Mata Mama tetap ke layar menikmati Shafa dan Marwah.

Ma, katanya kalo Nai ke Bogor bakal diperhatikan 100 %! Protesku.

Hmm..iya..Mama teteupp khusyuk.

Pas Nai menunjukkan bukunya, minta dibacakan. Mama membuka asal. Nai menunjuk halaman dimana ada berjenis-jenis kucing dan anjing, Mama melirik sekilas.

Oh, itu kucing..iya, itu juga.

Nai menunjuk lagi.

Iya, itu juga kucing. Nah, kucing juga namanya..sambil mata tak lepas dari layar, haha. Nai cemberut dan mulai menangis

Ya iyalah Nai ngambek, semuanya memang gambar kucing wong emang halamannya, tapi ada kucing Siam, Angora, Kampung dll..beda semua!

Gawat, memang kecanduan sinetron.
Jadi lupa sama yang lain!

Blog EntryMencari Sister di Perantauan, Hehe..Sep 30, '09 9:09 AM
for everyone
Dear All,

Semenjak akhir tahun 2006, dakuw ikut suami pindah ke Ungaran, sebuah kota kecil di kaki gunung Ungaran tak jauh dari Semarang. Aku dan si mas menumpang di rumah mertua.

Sempat gegar budaya juga sih. Tadinya, kos dan kerja di Jakarta, wiken pulang ke rumah ortu di Bogor yang rame. Eh, mendadak menyepi di kaki gunung. Ngga punya job, nebeng, suami di luar kota, plus ngga punya teman, hiks mati gaya! Ibu ngajak ikut arisan en pengajian tapi ngga ada teman sebaya *duilee.

Alhamdulillah, ada keajaiban teknologi bernama internet dan ponsel. Jadi bisa onlen dan smsan sama sobat-sobat seperti para mantan anak kos dodol, teman-teman kuliah, kantor, dan milis, juga MPers kayak Mbak Rini, Nunik dan banyaak lagi. Terhibur deh. Walau dibela-belain saban hari silaturahim ke warnet. Pulsa hp juga jebol. Asal bisa rumpi tak apalah.

Sesuai rencana, Menulis akhirnya ditekuni pelan-pelan apalagi sudah mempersenjatai diri dengan laptop yang dibeli dengan tabungan selama ngantor 2 taon di Ibukota. Menulis jadi obat pelepas stres agar tidak berkepanjangan. Apalagi, saat itu Kang Doel dan Kang Rama dari Mizan mulai sering menghubungi untuk memesan naskah, Alhamdulillah, ada kesibukan positif.

Tapi, tetap saja. Terasa merana karena tidak punya teman. Apalagi sebelumnya aku tinggal di kosan di Benhil yang anak-anaknya asyik punya. Tiap pulang kerja punya jadwal rumpi melepas lelah. Duh, ngangenin deh Jeng Iis, Anna dan Anggie, hiks.

Aku berusaha nyari teman lama yang terdampar di Semarang.Untungnya, solmetku waktu ngekos Jeng Rasti tinggal di Semarang. Setiap bulan kusempatkan ketemuan sama dia untuk melepas kangen, curhat-curhatan. Ada juga Mbak Leslie tapi sibuk ngurus anak plus ngantor ey jadi jarang ketemuan. Sobatku di lain kota seperti Djokdja, Tegal, Jepara, dan Pekalongan sesekali bertandang, mengusir sepi.

Sejak aktif di dunia maya, aku berusaha mencari teman-teman perempuan yang domisili Semarang. Ketemu member milis Femina tapi agak susah kalau mau kopdaran mesti turun gunung, hehe. Maklum buta jalan. Parah yak.

Alhamdulillah, jadi akrab dengan sesama ftm writer yaitu Jeng Aan tersayang, ibu guru Riya, Mbak Ika en geng AIMI yang ramee *sayang blom sempat ikut aktif ya mbak, Mbak Nenny dan Mbak Dewi. Duh, Kesepian terobati.

Dan kini, aku tinggal di kompleks perumahan baru bersama Mas dan Nai. Rumahnya hanya sekitar 30-an. Rata-rata penghuninya keluarga muda dengan anak balita. Ya, sebaya kamilah. Ada yang wanita karir, ada yang ftm.

Kegiatan kompleks yang baru berjalan adalah arisan ibu-ibu dan senam aerobik. Lucu juga pas pertama arisan, ibu-ibunya diam-diaman en mati gaya.

Ternyata rata-rata baru ikut arisan untuk pertama kalinya seumur-umur, hihi. Mana kudu panggil dengan sapaan ibu, lagi. Aku jadi Bu Bagus, hihi. Fiuhhh..

Jarang sih ketemu ibu-ibu kompleks paling pas belanja di tukang sayur, atau jjs dengan Nai keliling kompleks. Ibu yang kerja lebih jarang lagi. Hmm, Semoga kami bisa lebih akrab ya, tapi ngga mau ah jadi ibu-ibu kompleks yang hobi rumpi-rumpi omongin orang kek selama ini diceritain teman-teman.

Itu tuh, tipikal bu-ibu yang hobi gosip, rese dan suka pamer barang miliknya. Emak yang kurang kerjaan jadi gatal pengen ngurusin hidup orang lain. Naudzubillah Min Dzaalik. Kalau kayak gitu, mending merana sendiri saja yak hehe..

Blog EntryNanay The Smiling BabySep 29, '09 12:44 AM
for everyone
Dear All,

Nai tidak sefotogenik bayi di iklan-iklan TV. Tidak menggemaskan karena montok atau berambut ikal lucu. Bodinya mungil dan rambutnya masih jarang, hihi persis Bunda waktu balita. Kata sodara, fotokopian Dewi banget. Ayah protes, lah aku nyumbang apa? Terus dia jawab sendiri, Nai manis itu karena andil dariku..hehe.

Tapi, Salah satu kelebihan Nai menurutku adalah wajahnya yang selalu sumringah. Ceria dan selalu tertawa sejak masih bayi mungil *eits, sekarang juga bayi yak, hehe.

Kalau Mbahnya di Blora menyebutnya bayi sumeh. Abah, ayahku di Bogor menjuluki Nai the Smiling Baby. Ia sering bangun duluan dari Bunda, hehe dan memukul-mukul wajah Bundanya biar cepat siuman. Kalau kita menyapa Assalamualaikum Muslimah saat ia bangun tidur, langsung dapat bonus senyuman! Enaak..

Nai lengket banget sama Bunda. Tapi, Alhamdulillah nggak takut sama orang lain. Sejak 5 bulan, Ia cukup anteng, nggak rewel dibawa jalan-jalan ke mal berdua kalau Bundanya jenuh. Berbekal nenen, jadi kalau haus tinggal glep, hehe.

Usia 40 hari sudah diajak menginap ke hotel Taman Safari karena Bunda ingin refreshing abis lahiran. Mungkin karena terbiasa diajak ke tempat ramai, bertemu sodara dan orang-orang, ia jadi nggak takut disapa orang. Malah menghadiahi orang itu dengan senyumannya. Waah, banyak sedekah nih Nanay!

Tapi nakutin juga kalau bayi ramah gitu. Gampang akrab, takut diculik. Pernah nih, aku dan keluarga belanja di bakpia patuk 25 Djokdja yang ramee. Nai diajak sama salah pelayannya. Eh, mau saja dia digendong! Si Mbak dengan semangat langsung ngajak dia ke dapur, lari-lari.

Terus, Nai dikerubutin sama orang dapur deh diajak mengobrol, Nai sih ketawa-ketawa tebar pesona digendong sana-sini. Nggak tahu dia, Aku dan sepupuku Kak Lia panik lari-lari takut orang itu kabur lewat belakang. Huaah..abis deh Bunda dimarahi Oma dan Abah!

Di usia 16 bulan, Nai masih smiling baby kok. Malah makin centil. Suka ngajak kita bercanda dan joget-joget dengerin musik terutama rnb musiknya Papa Cipa, adek bungsuku. Hobinya sekarang memeluk Bunda erat dan mendaratkan ciuman penuh iler bertubi-tubi di muka, hihi. Basaahh...

Tapii..kalau dilarang dikit, langsung ngambek. Berbaring sesenggukan di lantai! Melakukan aksi protes. Sekarang sih masih lucu tapi kalau dah gede kek gitu, gubrak. Kabur saja deh Bunda, hihi.Duilee, jangan-jangan mulai tahap bandelnya anak umur menjelang dua tahun yak! Hehe..

I love u, my smiling baby..teruslah menjadi gadis ramah ya Nak agar disayangi banyak orang..amin..

Blog EntryCerita Lebaran Nanay di UngaranSep 27, '09 10:17 PM
for everyone
Dear All,

Alhamdulillah, Idul Fitri kemarin adalah Lebaran kedua Nai. Lebaran pertamanya di usia 5 bulan. Di usia 16 bulan, Nai sudah berkomunikasi dengan sekelilingnya.

Tahun ini, dia nggak pakai kereta bayi untuk shalat Id di lapangan alun-alun Ungaran, Jawa Tengah. Nai didandani Eyang putri dengan gaun baru dan topi serasi. Beramai-ramai sekeluarga berangkat ke lapangan dekat rumah.

Nai takjub lihat banyak orang di lapangan. Tunjuk sana-sini apalagi kalau ada anak kecil. Gawat, ada tukang balon! Bunda lupa bawa uang hehe.

Di lapangan, Nai bete. Mulutnya manyun. Oh..jangan-jangan dia lapar atau bosan? Bunda dodol lupa bawa mainan. Makanan pun hanya bawa sekotak kurma untuknya. Ayahnya motret Nai, semua hasilnya bete, hihihi..

Nai makin bete pas khotbah,dibujuk Eyang dan mbah Parti dengan gambar kucing di ponsel, lagu-lagu dan gambar di koran alas, tidak mempan. Dia narik-narik tanganku menuju tukang balon! Hohoho. Shalat juga ngga jadi karena dia menggereung-gerung di sajadah, hiks!

Pas pulang, Nai langsung diberi lontong dan opor. Ehh..ceria kembali dong. Ternyata, laparr! Duh, kasihannya anakku. Foto-foto sebelum en sesudah makan bedaa!

Dia hepi banget karena rumah eyangnya ramai dengan sodara yang datang, maklum anak gaul ngga suka kalau suasana sepi hehe. Nai asyik lari-larian kesana kemari, menebar senyum ke semua orang. Menggandeng tangan tante atau sepupu untuk diajak berkeliling rumah, pamer hihi. Minta digendong untuk jalan-jalan sama siapa saja. Mumpung ramai ya naaak..

Kebiasaan keluarga suami, bersalaman dengan orang-orang se-RT. Nai ikut berkeliling. Sesudah itu, kami ke makam Mbah Uyut Nai. Ia dengan tampang serius menabur makam Mbah dengan bunga-bungaan juga manjat-manjatin pusara temboknya. Duh, kangen Mbah Slamet, hiks.

Lebaran
Nai sumringah...
Bisa main dengan banyak sodara,
Jalan-jalan naik motor dengan ayah,
Pakai baju baru en bebas makan kue..
Hohoho...

Dear All,

Alhamdulillah, setelah dinantikan dengan berdebar akhirnya novel anak terbaruku Bocah-Bocah Galaksi terbit juga.

Minggu lalu, Masih puasa sampe dibela-belain turun gunung ke Semarang pagi buta nebeng si mas ngantor buat menyatroni toko buku Gramedia ternyata belom nongol. ihiks.

Dua hari sebelum lebaran, adek nelpon nanya apa bener buku Bocah Galaksi itu karanganku? Dia lagi ngabuburit di tobuk en menemukan sebuah buku bersampul keren *thaks to Mas mneols Mulyana, dia nggak yakin itu karyaku karena nama penulisnya hanya Dewi Rieka fan bukan nama lengkap seperti biasa.

Waah..surprais tentunya. Apalagi, dakuw belum lihat penampakan fisik tuh buku karena belum dikirimi bukti terbit oleh Mbak WQindu, maklum sudah mulai libur lebaran. Sampai di Bogor, bukannya leyeh-leyeh atau apa, langsung menyerbu buku itu di rak buku adek *kolektor buku karyaku dia hehe, dan hepiii dengan hasilnya. Alhamdulillah.

Besoknya, aku langsung ke beberaoa tobuk di Bogor buat menempatkan buku itu di tempat strategis agar gampang terlihat anak-anak pengunjung tobuk, hehe. Betapa besar kenikmatan melihat buku kita nampang di tobuk. Rasanya kayak mimpi bisa nerbitin buku. Alhamdulillah...

Banyaak terima kasih buat Bhai Benny Rhamdani, Kang Dadan Ramadhan, Mas Meols Mulyana dan seluruh kru DAR! Mizan yang telah bekerja keras untuk buku ini. Untuk Yayang Bagus Priyanbada en ibu mertua yang udah jagain Nai selama penulisan buku ini, hiks. Buat Lalu Abdul Fatah yang memberikan ide tentang astronomi buat buku ini. Juga teman-teman semuanya, makasiih banget.

Semoga buku ini bermanfaat buat anak-anak Indonesia, amiin...

 

 

 


Komik lokal kembali bergairah setelah Benny & Mice meledak. Kini bentuk dan temanya lebih beragam, meninggalkan tren superhero dan silat.

Mata para pengunjung Cengkeh Restoran dan Galeri di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tertuju pada delapan perempuan yang mengenakan kebaya warna-warni. Mereka masing-masing memegang poster dengan gambar kartun yang tak kalah ramai nuansa warnanya dengan busana mereka.

Mereka memang sengaja memakai kebaya karena hari itu penerbit M&C, lewat lini penerbitan Koloni, tengah mengenalkan manga-manga (komik khas Jepang) terbaru hasil goresan komikus Indonesia. Tak tanggung-tangung, pada acara di awal Agustus lalu itu Koloni meluncurkan delapan judul sekaligus.

Tempo menelusuri beberapa toko buku dan menemukan manga Indonesia itu kini berdampingan dengan manga Jepang. Di antara nama komikus asal Negeri Matahari Terbit itu terdapat Ida Ariyanti dengan My Ghost Sister dan Is Yuniarto dengan Garudayana.

Delapan manga itu menjadi gelombang terkini dari komik lokal yang jumlahnya perlahan tapi pasti terus bertambah banyak. Memang, peningkatan itu tak kentara, lantaran komik lokal ini tak berformat mirip manga atau terserak tanpa pengelompokan yang jelas di toko buku. Berbeda sekali dengan manga, yang biasanya diberikan satu tempat khusus di rak toko.

Gelombang kegairahan itu tampak ketika hampir 30 judul komik lokal telah terbit sejak awal tahun ini. Sebagian besar komik-komik itu karya baru dan sebagian lagi karya lawas yang diterbitkan ulang, seperti Mahabharata dan Bharatayudha karya Teguh Santosa.

Salah satu dari komik yang baru muncul adalah Pamali, karya komikus dengan nama pena Norvan Pecandupagi. Komik yang sempat dibedah di panggung utama Pesta Buku Jakarta 2009 ini mengisahkan berbagai pamali atau larangan dan pantangan berdasarkan adat Sunda.

Setiap pamali itu ia kupas dengan jenaka dalam dua sampai tiga halaman. Norvan juga melengkapinya dengan catatan kecil berisi kalimat asli pamali itu dalam bahasa Sunda, terjemahan dalam bahasa Indonesia, serta komentar pribadinya.

Catatan itulah yang menjadi keunikan karya Norvan yang menunjukkan bahwa komikus ini tak sekadar mengandalkan kemampuan menggambar dan dialog dalam balon percakapan. Lewat komentar-komentar yang tak kalah kocak dengan goresan gambarnya, Norvan menunjukkan dirinya bukan sekadar piawai menggambar tapi juga mampu mengolah kata-kata menjadi jenaka tanpa bantuan visual.

Misalnya, saat membahas soal pamali "Tong ngagegelan kuku, bisi cilaka!" ("Jangan mengigiti kuku, nanti bisa celaka!"). Di panel gambar ia membuat pengendara motor yang karena tak percaya pamali lantas mengigiti kukunya dan motor yang tak terkendali itu pun jatuh ke jurang. Nah, pada sudut halaman terdapat komentarnya: "Sebetulnya akan lebih celaka lagi kalau kuku yang kita gigitin itu kuku macan atau kuku ABRI yang lagi melamun. Gak percaya? Tes Gih!"

Selama ini komikus lokal mengandalkan ajang seperti Pekan Komik Nasional demi unjuk diri. Belakangan ini muncul media yang lebih efektif bagi mereka untuk memamerkan karyanya, yakni di dunia maya lewat blog dan situs jejaring sosial.

Norvan adalah salah satu yang memperoleh berkah dari situs jejaring sosial Facebook, tempat salah seorang editor penerbit Gramedia Pustaka Utama menemukan draf komik Pamali tersebut. Editor Gramedia, Hetih Rusli, mengatakan, mereka langsung kepincut begitu melihat karya Norvan itu.

Menurut Hetih, Gramedia memang mengamati adanya gairah di ranah komik lokal dan tertarik menjajal genre ini lewat Pamali. "Kami berkaca dari komik Benny & Mice yang laris dan itu berarti pasarnya memang menjanjikan," katanya.

Komik Benny & Mice memang mencuat di tengah kelesuan komik lokal. Dalam catatan penerbit Nalar, komik karya duo kartunis Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad ini terjual rata-rata 40 ribu eksemplar untuk setiap judulnya.

Redaktur Penerbit Nalar, J.B. Kristanto, menuturkan, saat menerbitkan kumpulan komik strip Benny & Mice yang pernah dimuat di harian Kompas itu, mereka awalnya hanya berani mencetak tiga ribu kopi saja. Kala itu Kristanto pun harus siap rugi, karena sejarah mencatat komik lokal terbilang sepi peminat.

Tak disangka, belum mencapai dua bulan komik ini harus cetak ulang sebanyak dua kali akibat tingginya permintaan. "Ternyata komik itu meledak, kami benar-benar kaget," ujar Kristanto.

Nalar sendiri meminang dua komikus itu lantaran ingin mencoba menggarap pasar komik di pembaca dewasa yang selama ini tak tersentuh. Kristanto waktu itu memilih Benny & Mice karena sebelumnya komik Indonesia sudah terlalu identik dengan tema silat dan superhero yang peminatnya tak banyak, yang menurutnya akibat gayanya yang tak cocok dengan pembaca sekarang ini.

Sukses Benny & Mice dinilai Kristanto tak lepas dari efek pemuatan versi komik strip di surat kabar. Nalar lalu mendekati Radhar Panca Dahana, Widyartha Hastjarya, dan Diyan Bijac dan menerbitkan komik Mat Jagung karya ketiganya, yang sebelumnya dimuat seminggu sekali di Koran Tempo. "Ke depan kami akan terus menambah jumlah penerbitan komik," kata Kristanto.

Penerbit Cendana Art Media juga meneruskan tren pembukuan komik strip dari surat kabar tersebut dengan meluncurkan Lotif Versi Pasbook, yang juga pernah dimuat di Koran Tempo edisi Minggu. Berbeda dengan kumpulan komik strip lainnya, Lotif versi buku ini dipermak tampilannya oleh Beng Rahadian, sehingga berbeda dari versi di koran. Ia membuat perwajahan yang mirip halaman situs jejaring sosial Facebook, sehingga di bawah satu panel cerita terdapat komentar mengikuti bentuk komentar terhadap catatan atau status yang di situs Facebook.

Ragam komik lokal pun semakin bervariasi ketika penerbit yang dipayungi Grup Agromedia mengadaptasi buku laris mereka menjadi komik. GagasMedia membuat versi komik dari buku cerita-cerita jenaka Raditya Dika, Kambing Jantan, dan Gradien Mediatama menyulap buku Anak Kos Dodol menjadi Anak Kos Dodol Dikomikin.

Bagi Direktur Gradien, Ang Tek Khun, sebuah buku punya potensi divisualkan dalam bentuk film dan komik. Khun berpendapat, Anak Kos Dodol, yang berisi kumpulan kisah pengocok perut, bisa dibuat komik.

Menurut penerbit yang bermarkas di Yogyakarta ini, membuat versi komik itu menjadi lebih realistis ketika melihat produktifnya komunitas komik di Kota Gudeg tersebut. "Semua kembali ke komikusnya, karena ada yang bagus, ya jadi dibuat. Kalau tak ada yang bagus, ya batal," ujar Khun.

Komik berisi kisah keseharian anak-anak kos di Yogyakarta yang digambar oleh K. Jati itu kini sudah naik cetak tiga kali atau setara 15 ribu eksemplar. Tak dipungkiri oleh Khun bahwa popularitas komik tersebut sangat dipengaruhi oleh versi aslinya, yang punya angka penjualan jauh lebih tinggi. Melihat respons pasar tersebut, Khun berencana menerbitkan sekuel komik itu. Bahkan, ke depan Gradien memiliki beberapa naskah yang rencananya akan langsung diterbikan dalam bentuk komik.

Sementara itu, dari kota industri kreatif Bandung, penerbit CV Curhat Anak Bangsa meluncurkan komik-komik yang mereka namai graphic diary. Komik yang satu ini pada dasarnya berupa catatan harian yang dibuat dalam bentuk gambar. Salah satu buku pertamanya adalah Curhat Tita karya Tita Larasati. Dalam komik tersebut, dosen Institut Teknologi Bandung itu mengisahkan pengalamannya semasa studi di Eropa.

Tahun ini Curhat Anak Bangsa menelurkan Antologi 7, yang dikerjakan secara keroyokan oleh tujuh komikus, dan Cerita Si Lala karya Sheila Rooswitha Putri. Manajer Pemasaran Penyalur Buku Nalar, Leo Tigor Sidabutar, mengatakan, komik Sheila itulah yang penjualannya lumayan baik.

Penyalur Buku Nalar, yang menjadi distributor komik Curhat Anak Bangsa, mencatat bahwa komik Cerita Si Lala sudah laku 700 eksemplar sejak diterbitkan April lalu. "Kelihatannya memang sedikit, tapi sebenarnya angka itu terhitung lumayan bagus untuk komik yang tidak main stream," ujar Tigor.

Komik Sheila alias Lala ini memang berbeda karena atmosfer ceritanya adem dan tenang tanpa gambar hiperbolis atau pun canda dan aksi yang meledak-ledak. Lala secara wajar menuangkan pengalamannya saat mati-matian menurunkan berat badan yang melonjak setelah menikah atau masa-masanya menjadi pengantin baru, saat mengandung, dan tentang kedua ekor anjing kesayangannya.

Tigor menjelaskan bahwa cerita yang dimuat oleh ibu muda itu ternyata punya daya tarik sendiri bagi pembaca perempuan dan ibu muda yang selama ini tak menjadi pembaca komik. "Jadi, pembacanya memang segmen baru yang bukan pembaca komik yang fanatik," kata dia.

Tigor menyarankan kepada penerbit komik agar terus memperluas genre agar tak bertarung langsung dengan komik Jepang dan Amerika Serikat yang sudah lebih dulu populer. Yang jelas, Tigor meminta agar tak terus-terusan membuat komik silat, yang meski gambarnya sangat matang dan mendetil, tapi pasarnya sudah jenuh dan tak menarik bagi pembaca muda. Sementara itu, genre komik superhero yang mungkin lebih akrab dengan remaja ternyata harganya sering tak terjangkau oleh target pembacanya.

Tigor mengakui bahwa mengangkat tema dan gaya yang tak mengikuti arus memang bisa membuat kantong penerbit bobol. "Mau tak mau dua tahun pertama harus merugi, tapi harus terus terbit demi menciptakan segmen pembaca yang setia," kata dia.

Menurut Tigor, setelah Lebaran nanti paling tidak akan ada sepuluh judul komik baru, termasuk dari tiga penerbit komik yang menjadi rekanan Nalar. "Kalau komik Indonesia mau maju dan dikenal pembaca, ya mesti terus perbanyak judul dan genre juga harus makin variatif," katanya. OKTAMANDJAYA WIGUNA

(Ruang Baca Koran Tempo, 31 Agustus 2009)

Blog EntryAnak Kos Dodol Ngecat Kos-nyaSep 26, '09 7:21 AM
for everyone
Pada hari minggu anak kos dodol tak turut ayah ke kota.
Tak naik delman istimewa tak duduk di muka
Tak duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendali kuda supaya baik jalannya


Lalu anak kos dodol ngapain?

Mereka sepakat untuk kerja bakti mengecat ulang Puri Cantika II, markas besar kosan mereka. Kosan PC II ini memang sudah rada kumuh. Catnya yang semula putih, sekarang sudah butek-butek gimana gitu. Lalu, karena diprotes banyak pembaca ... mereka sepakat urunan untuk membeli cat dan menyingsingkan daster untuk berame-rame kerja bakti me-makeover kosan kesayangan mereka itu.

Hasilnyaaa... kosan itu menjadi merah jreng-jreeenggg... Kayak gini deh jadinya. Jangan pangling ya...

 
 
sumber: FB Gradien Mediatama

Blog EntryJadwal Lahir Anak Kos Dodol Kumat LagiSep 26, '09 7:12 AM
for everyone
Kapan tepatnya jadwal kelahiran buku gokil "Anak Kos Dodol Kumat Lagi"? 1 Oktober 2009. Yep, statusnya yang bener, tuh buku belum lahir.
 
Masih awal bulan depan. Jadi, kalau terdengar gunjang-ganjing peredarannya sejak beberapa hari lalu, itu peristiwa kelahiran yang prematur.
 
Sebagian dari jumlah yang dipesan cetak, mengalami operasi caesar. Itulah sebabnya apabila Anda rajin memerhatikan website Gradien, cover buku itu baru aja dimasukin ke kapling kaming sun.

Pihak percetakan kayaknya memang lagi iseng nih godain fans teteh Dedew dodol :) Coba aja diperhatikan, percetakan itu resminya tutup tanggal 18-27 September.
 
 
Tapi, di hari Sabtu tanggal 19, ehh dia ngirim tuh buku sebanyak hampir 1/3 dari oplag pesanan. Akibatnya, langsung dimakan oleh rekan-rekan sales yang emang terkenal selalu "laper" buku baru, untuk beberapa toko besar di DKI yang masih mau membuka pintu. Maka, di saat Idul Fitri, kala jutaan penduduk DKI keluar dari kotanya, AKD-DL nongol di PIM, Bintaro, Matraman, Kelapa Gading...

Yang mengejutkan, saat Jakarta mengalami kemerosotan jumlah penduduk yang tiada terkira angkanya, buku AKD-DL yang baru mejeng di tanggal merah, malah dilahap dengan eforia tak dinyana. Dan bagai berada di situasi arisan ibu-ibu, berita ini menjadi konsumsi fans yang menggila-gilai si teteh Dedew.

Oya, tadi si percetakan sudah ditelepon, dan ... olalaa! ... katanya Senin (28/9) baru aktif. Jadi, hiks... sabar ya. Sebagai pelipur lara, nikmatilah terlebih dahulu cover dan sampul belakangnya ini hehe...

sumber: FB Gradien Mediatama

Blog EntryIni Dia Nih Pemenangnya..Sep 24, '09 11:22 PM
for everyone
Dear All,

Alhamdulillah..walo belom mejeng di semua tobuk, Anak Kos Dodol Kumat Lagi udah terbit!

Sesuai janji dakuw, bakal ngumumin pemenang lomba foto narsis gokil bersama AKD after ni buku terbit..en fotonya dah mejeng lhoo di buku inih..

Ngga nyangka juga pesertanya mencapai 30 orang walo banyak yang telat en ngga bisa dinilai, makasiih banget..yang dah menang, selamaat..yang blom, tungguin event seru lainnya ya..

Dan pemenangnya, adalah..

1.Billa Onassis, Jakarta.
2.Haya Filly Najma-Purwokerto.
3.Anggia Rizkie-Bandung.
4.Cindudz
5.Chairul-Yogya
6.Putri Mawang-Makassar
7.Yuli Patoding-Balikpapan
8.Leila Rizki-Pangkal Pinang.
9.Endi Kurnianda-Jakarta.
10.Agus Kribo-Jakarta.

Oh iya,hadiahnya dikirim after dakuw pulang mudik yaa..maapin banget yaa hehe..

Sekali lagi, congratz en makasih semuanyaa!

Dedew Kiyut
Ketua Perhimpunan Anak Kos Dodol Indonesia

Blog EntryAlhamdulillah, Nai dah bisa ngomong..Sep 24, '09 10:19 PM
for everyone
Dear All,

Alhamdulillah, di usia 16 bulan, selain mengoceh bahasa bayi, Nai sudah lumayan banyak kosa kata yang udah jelas diucapin antara lain tidak, sudah *sambil kabur kalo disuruh makan, duduk, jatuh, ayah, mbah, abah, makan, susu *sambil nunjuk dada emaknya hihi saru, satu, dua, itu..hehe..

Kata favorit sih jatuh! Semua barang dilempar trus ditunjuk jatuh..jatuh. Kalau dia kesandung bukannya mengaduh tapi ngomong jatuh..jatuh hihi..

Sayang Nai belom bisa manggil mama or bunda! Huhu..tegaa..padahal kan mama setia jadi bebi sittermu deek..

© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help